subscription

Tampilkan postingan dengan label MTCRE. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label MTCRE. Tampilkan semua postingan

Lab 6. Change TTL mikrotik (MTCRE)

Change TTL digunakan untuk membatasi jumlah client yang bisa connect ke router. jadi misalkan kita punya hotspot lalu kita setting TTL nya menjdi 1, sehingga client1 yang terkonek dengan hotspot tersebut TTL nya untuk terhubung adalah 1, lalu ketika client1 tersebut menyebarkan koneksi nya ke client2, maka client2 tersebut mendapatkan TTL yaitu 0, sehingga otomatis client2 tersebut tidak akan dapat koneksi ke router, dan tidak akan dapat akses internet.

Untuk mempelajari materi ini kita bisa menggunakan topologi seperti dibawah ini.

Untuk konfigurasinya kalian bisa simak penjelasan video dari topologi diatas melalui link dibawah ini.
https://www.youtube.com/watch?v=8KE_R29AY5A

Lab 5. Load Balance Metode PCC (MTCRE)

Kali ini kita akan belajar tentang materi Load Balance denag metode PCC. PCC digunakan untuk memaksimalkan troughput dengan memanfaatkan 2 jalur isp atau lebih yang aktif secara bersamaan.

untuk konfigurasinya kita akan menggunakan topologi seperti dibawah ini.
untuk konfigurasinya kalian bisa simak video di link dibawah ini.
https://www.youtube.com/watch?v=RaTDjez-lUk

Lab 5. Load Balance Metode Pcc (MTCRE)

Balancing adalah teknik yang digunakan untuk membagi traffic melalui 2 atau lebih jalur koneksi, secara seimbang dan merata, tujuannya yaitu untuk mengoptimalkan troughput, mengurangi respon time, dan juga menghindari overload atau penumpukan traffic pada salah satu jalur,
kali ini kita akan belajar cara mengkonfigurasi load balancing dengan metode PCC, dengan PCC kita dapat menggabungkan jumlah bandhwidth dari masing-masing isp tersebut, misal kita berlangganan 2 isp, masing-masing kita mendapatkan 1M, sehingga ketika kita mengkonfigurasi PCC, maka setelah itu bandhwidth yang didapatkan client berjumlah 2M (1M+1M).
untuk topologinya seperti terlihat dibawah ini.
untuk konfigurasinya seperti terlihat di video dibawah ini.

Lab 4. Load balance metode PBR (MTCRE)

PBR (Policy Based Route) digunakan untuk memetakan traficc koneksi, contohnya jika kita memiliki dua langanan ISP, sebut saja ISP-A dan ISP-B, dan kita juga memiliki dua client yang terhubung dengan router kita, kita ingin agar PC-1 bisa internet menggunakan ISP-A, sedangkan PC-2 bisa internet menggunakan ISP-B, maka policy route bisa diterapkan.

Untuk membahas materi ini, kita akan menggunakan topologi sekaligus tutorial video konfigurasi PBR nya seperti dibawah ini.

untuk konfigurasinya, simak videonya klik link dibawah ini.
https://www.youtube.com/watch?v=hvzDve_-Y3M

lab 33. (redistributed rip) MTCRE

pada lab sebelumnya kita belajar distributed route di routing protocol static, kali ini kita akan mencoba membuat distributed route di protocol dynamic..


kali ini kita akan menggunakan RIP, untuk topologinya bisa dilihat dibawah ini.

bisa dilihat di topologi diatas terdapat dua routing protocol yang mana pada router 1 dan pc1 adalah RIP dan router2-4 adalah ospf, kita akan mencoba apakah pc1 dapat ping ke router4 meskipun berbeda protocol routing.

Untuk konfigurasinya, pertama kita harus buat roting RIP nya dulu
lalu buat konfigurasi routing ospfnya


kemudian jika sudah lalu ping pc1 menuju router4

jadi kesimpulanya distributed route juga bisa dilakukan di protocol dynamic dengan  cara menambahkan rule routing protocol RIP di tabel routing ospf.

lab 32. (redistributed default route) MTCRE

redistributed default route digunakan untuk memperkanalkan routing protocol satu dengan routing protocol lain. semisal kita ingin default route bisa connect dengan ospf . topologi yang kita buat seperti dibawah ini.
hal yang pertama yaitu buat konfigurasi ip address seperti layout di atas,
kemudian di router internet menuju r1 kita mengunakan default route



lalu pada router 1 kita buat area setra advertise network pada areanya

lakukan hal yang sama pada router 2 dan router 3



lalu sekarang kita buat rule redistributed rip nya


lalu kita cek pada lsa di router 3 dan muncul area external dari default route tadi